Makalah Singkat Proses Terbentuknya Kesadaran Nasional dan Identitas Indonesia Download Doc

Makalah Singkat Proses Terbentuknya Kesadaran Nasional dan Identitas Indonesia Download Doc - Pada dasarnya proses terbentuknya Kesadaran Nasional dan Identitas Indonesia itu panjang sekali jika akan kita bahas dalam sebuah makalah.


Namun kali ini saya ingin berbagi makalah singkat tentang Proses Terbentuknya Kesadaran Nasional dan Identitas Indonesia sebagai bahan tugas kamu. File dalam bentuk doc bisa kamu download di akhir artikel ini.

Makalah Singkat Proses Terbentuknya Kesadaran Nasional dan Identitas Indonesia Download Doc




MAKALAH IPS
Proses Terbentuknya Kesadaran Nasional dan Identitas Indonesia

  




Disusun Oleh :
Ø  ...........................
Ø  ...........................
Ø  ...........................
Ø  ...........................
Ø  ...........................





SMP NEGERI ..........
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
KABUPATEN ..............
PROVINSI ..................
TAHUN PELAJARAN 2018/2019






KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah IPS tentang “Proses Terbentuknya Kesadaran Nasional dan Identitas Indonesia”.

Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
   
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ini.
   
Akhir kata kami berharap semoga makalah IPS tentang “Proses Terbentuknya Kesadaran Nasional dan Identitas Indonesia” ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
   
   
                                                                                                              Penyusun,





DAFTAR ISI

Kata Pengantar .........................................................................................................  ii
Daftar Isi ....................................................................................................................  iii
BAB I PENDAHULUAN ...........................................................................................  1
BAB II PEMBAHASAN .............................................................................................  2
A.    Pengaruh perluasan kekuasaan kolonial perkembangan
pendidikan barat, dan perkembangan pendidikan Islam
terhadap munculnya nasionalisme Indonesia .....................................................  2
B.    Peranan Golongan Terpelajar Profesional dan Persatuan
Dalam Menumbuh Kembangkan Kesadaran Nasional ......................................  3





BAB I
PENDAHULUAN

1.1.  Latar Belakang
Dalam era yang serba teknologi saat ini, kemajuan bidang pendidikan sangatlah bertambah dari waktu ke waktu. Kemajuan yang dicapati oleh umat manusia, baik itu bidang sosial, bidang informasi maupun bidang pendidikan. Salah satunya membuat makalah yang baik dan benar, yaitu merupakan sistem informasi yang dituangkan ke dalam bentuk tulisan karya ilmiah.
1.2.  Ruang Lingkup Penelitian
Penelitian ini akan mencakup cara membuat makalah yang baik dan benar dengan memperhatikan tanda-tanda baca, cara penulisan tata bahasa yang baik dan benar.
1.3.  Tujuan dan Manfaat
Tujuan:
1.    Membantu siswa lebih kreatif
2.    Memahami pola pikir ilmiah

Manfaat:
1.    Memberikan siswa pengetahuan baru
2.    Memperbaiki nilai pelajaran bahasa.







BAB  II
PEMBAHASAN
KONDISI FISIK INDONESIA


A.    Pengaruh perluasan kekuasaan kolonial perkembangan pendidikan barat, dan perkembangan pendidikan Islam terhadap munculnya nasionalisme Indonesia.

1.    Pengaruh Perluasan Kekuasan Kolonial
Sejak diterapkan sistem tanam paksa di Indonesia. Negeri Belanda memperoleh keuntungan yang luar biasa, sistem tanam paksa ini dikecam oleh kaum moralis-liberalis di Belanda. Diantaranya adalah Conraad Theodore Van Deventer. Ia adalah penganjur politik etis. Pada tahun 1899, Van Deventer dalam majalah De Gids menyebutkan bahwa jutaan (uang) yang dihasilkan oleh Indonesia untuk negeri Belanda adalah satu hutang budi (Een Ereschuld) bagi bangsa Belanda.
Untuk membalas budi baik bangsa Indonesia, pemerintah Belanda melaksanakan idiologi Van Deventer, yang meliputi tiga bidang pembangunan, yaitu :
a.    Edukasi (Pendidikan)
b.    Irigasi (Pengairan)
c.    Transmigrasi (Perpindahan penduduk)
Pelaksanaan idiologi Van Deventer ini diselewengkan oleh pemerintah Belanda menjadi politik asosiasi.

2.    Perkembangan Pendidikan Barat dan Pendidikan Islam Pada Masa Kolonial Belanda
a.    Perkembangan Pendidikan Barat
Sejak dilaksanakan politik etis pada awal abad ke-20. Penyelenggaraan pendidikan bumi putera ini bertujuan untuk menghasilkan pegawai administrasi Belanda yang terampil, murah dan terdidik.
Beberapa sekolah yang didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda antara lain :
1.    Sekolah Rendah Setingkat SD
a.    Europesche Lagere School (ELS)
Didirikan pada tahun 1817 dengan lama belajar 7 tahun. Sekolah ini diperuntukan bagi keturunan Eropa.
b.    Hollandsch – Inlandsche School (HIS)
Didirikan pada tahun 1914 dengan lama belajar 7 tahun. Sekolah ini diperuntukan bagi golongan penduduk keturunan Indonesia asli.
c.    Twede Klasse School (Sekolah Kelas 2)
Didirikan pada tahun 1892 demgam lama belajar 3 tahun. Sekolah ini diperuntukan bagi masyarakat biasa.
d.    Eerste Klasse School (Sekolah kelas 1)
Didirikan pada tahun 1914 dengan lama belajar 4-5 tahun. Sekolah ini untuk anak-anak golongan bangsawan Indonesia.
e.    Volks School (Sekolah Desa)
Didirikan pada tahun 1907 dengan lama belajar 3 tahun.
f.     Vervolg School (Sekolah Sambungan)
Sekolah ini merupakan sekolah sambungan didirikan pada tahun 1914. Sekolah ini sebagai kelanjutan dari seklah desa dengan lama pendidikan 2 tahun.

2.    Sekolah Renda Setinggak SMP/SMA
a.    MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs)
Sekolah ini merupakan sekolah rendah yang diperluas dengan lama pendidikan 3-4 tahun. Didirikan pada tahun 1914.
b.    AMS (Algemeene Middelbare School)
Sekolah ini merupakan sekolah menengah umum kelanjutan. MULO dengan lama belajar 3-4 tahun. Didirikan pada tahun 1915.
c.    Kweeks School
Sekolah keguruan dengan lama belajar 6 tahun. Sekolah ini beridir pada tahun 1851.
b.    Perkembangan Pendidikan Islam
1.    Pendidikan Islam Muhammadiyah
Lembaga pendidikan Muhammadiyah yang muncul pada masa kolonial antara lain hollands inlandse school (sekolah guru) di Yogyakarta, 32 buah SD lima tahun, sebuah Schal School, dan 14 Madrasah.
2.    Pendidikan Islam NU (Nahdatul Ulama)
Salah satu kegiatan NU dalam bidang pendidikan adalah membangun madrasah yangberdasarkan agama Islam. Antara lain :
a)    Madrasah Awaliyah dengan lama belajar 2 tahun
b)    Madrasah Ibtidaiyah dengan lama belajar 3 tahun
c)    Madrasah Tsanawiyah dengan lama belajar 3 tahun
d)    Madrasah Mu’alimin dengan lama belajar 2 tahun
e)    Madrasah Mu’alimin Lilya dengan lama belajar 3 tahun

B.    Peranan Golongan Terpelajar Profesional dan Persatuan Dalam Menumbuh Kembangkan Kesadaran Nasional
1.    Peranan golongan terpelajar dalam menumbuhkan gerakan kesadaran nasional Indonesia
Dalam pergerakan nasional tersebut, para elite politik nasional mendirikan berbagai organisasi nasional, baik yang bergerak dalam bidang politik, ekonomi maupun sosial budaya.
Pergerakan nasional lahir dan berkembang karena beberapa faktor yatu :
a.    Faktor Internal (Dari dalam)
1)    Keinginan untuk membebaskan diri dari  penjajahan akibat penderitaan yang dialami rakyat.
2)    Munculnya golongan terpelajar (Elite Politik) akibat dari pelaksanaan politik etis.
b.    Faktor Eksternal (Dari Luar)
1)    Kemenangan Jepang atas Rusia dalam perang tahun 1904-1905.
2)    Tepengaruh oleh gerakan Nasional di negara lain, seperti; India, Turki, Philipina dan Cina.
3)    Pengaruh ucapan presiden AS Wood Wilson, “Bangsa yang masih terjajah agar menentukan  nasibnya sendiri.”




DAFTAR PUSTAKA

1.    Abdulrachman, Idris, 1997. Pendidikan Kependudukan, Bandung: FKIS IKIP Bandung
2.    Abdulsyani. 1994. Sosiologi: Sistematika, Teori, Dan Terapan. Jakarta: bumi aksara
3.    Badan pusat statistik. 2006. Statistik Indonesia. Jakarta: BPS
4.    Koentjaraningrat. 1967. Beberapa Pokok Antropologi Sosial. Penerbit: Dian Rakyat
5.    Koentjaraningrat. 1990. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta


Makalah Singkat Proses Terbentuknya Kesadaran Nasional dan Identitas Indonesia

0 Response to "Makalah Singkat Proses Terbentuknya Kesadaran Nasional dan Identitas Indonesia Download Doc"

Post a Comment